
Kegiatan panen padi bersama di Desa Gunung Meriah Sienpat Nempu Hulu Dairi. (Istimewa)
Cekaer.com, Dairi-Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Distan KPP) Kabupaten Dairi dan Kelompok Tani Tama Desa Gunung Meriah Kecamatan Siempat Nempu Hulu melaksanakan panen padi bersama, Selasa (8/7/2025).
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, dimana dirinya bersama petugas dari Babinsa, Babinkamtibmas dan penyuluh pertanian ikut turun ke sawah memanen padi.
Kadis Pertanian KPP Dairi, Robot Simanullang mengatakan, ada seluas 30 hektar tanaman padi varietas Ciherang yang akan dipanen, dan dijadwalkan selesai dalam bulan ini.
“Untuk produktivitas hasil panen padi varietas Ciherang berkisar 7,4 ton per hektare,” kata Robot Simanullang.
Disebutkannya, lahan persawahan di Desa Gunung Meriah ada seluas 40 hektar. Namun yang dilakukan panen padi bersama seluas 30 hektar.
Ini dikarenakan ada saluran irigasi primer yang rusak, sehingga ada lahan persawahan tidak bisa dialiri air, dan membuat beberapa petani hanya bisa menanam jagung.
“Makanya tadi pak Wakil Bupati Dairi mengajak petani untuk bergotong royong memperbaiki irigasi yang rusak, agar petani tidak alih komoditi sambil menunggu proses pengajuan perbaikan ke Kementerian Pertanian,” sebutnya.
Dalam kegiatan panen padi bersama itu, para petani meminta bantuan penyediaan benih padi sawah dan padi Gogo kepada Dinas Pertanian Pemkab Dairi.
Para petani sepakat dan berjanji akan lebih giat lagi bertanam padi sebagai dukungan mencapai target swasembada pangan.
Sementara itu Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala menyebutkan bahwa Pemkab Dairi sebelumnya telah menyalurkan bantuan traktor kepada beberapa kelompok tani.
“Jadi tidak tertutup kemungkinan petani di Desa Gunung Meriah akan mendapatkan hal serupa,” kata Wahyu.
Ia pun meminta para petani untuk saling bahu membahu dan mendoakan agar Pemkab Dairi di mampukan untuk mengusulkan apa yang dibutuhkan masyarakat petani.
“Semoga kita bisa mendapatkan bantuan yang memang layak kita peroleh,” ucapnya.
Panen bersama ini bukti nyata hasil kerja keras semangat gotong royong, dan sinergi antara petani, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan sehingga mampu membuahkan hasil yang baik.
“Panen bukan hanya menjadi momentum keberhasilan di sektor pertanian, tapi juga menjadi simbol ketahanan pangan dan kekuatan ekonomi kerakyatan di daerah ini,” sebutnya.
Wakil Bupati juga memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kelompok tani yang terus bekerja tanpa lelah, menghadapi tantangan alam, pasokan pupuk, dan fluktuasi harga.
Namun semangat dan ketekunan bapak/ibu sekalian membuktikan bahwa petani adalah tulang punggung bangsa. Ini sejalan dengan misi Pemkab Dairi, yakni meningkatkan perekonomian daerah melalui hilirisasi hasil pertanian dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Mari kita terus berupaya agar dapat meningkatkan ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani,” harapnya.
Menurutnya Pemkab Dairi terus berkomitmen untuk mendorong pertanian berkelanjutan dengan program-program peningkatan kapasitas petani, penyediaan benih unggul, perluasan lahan pertanian, hingga digitalisasi pertanian.
“Kita percaya, sektor pertanian bisa menjadi penopang utama ekonomi lokal, bahkan di tengah tantangan global,” ungkapnya.
Terimakasih kepada penyuluh pertanian atas perannya sebagai jembatan pengetahuan dan teknologi bagi petani. Kolaborasi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan agar petani semakin mandiri dan berdaya saing.
Teruslah semangat, demi menjaga kualitas hasil panen. Kita semua adalah bagian dari lumbung pangan yang memberi manfaat besar bagi banyak orang,” tutupnya.
Dalam kegiatan panen padi bersama itu, para petani meminta bantuan penyediaan benih padi sawah dan padi Gogo kepada Dinas Pertanian Pemkab Dairi.
Para petani sepakat dan berjanji akan lebih giat lagi bertanam padi sebagai dukungan mencapai target swasembada pangan.(fjr)




