Breaking News

Sosialisasi 4 Pilar, Rapidin SImbolon Ajak Masyarakat Hidupkan Budaya Gotong Royong

Samosir – Gotong Royong merupakan nilai luhur yang terkandung dalam budaya Indonesia, namun diera digital saat ini Nilai-nilai tersebut tergerus akibat naiknya sikap individualistic masyarakat kita sehingga menimbulkan dampak sosial dimasyarakat.

“Individualistik yang semakin akut dimasyarakat telah berdampak pada tatanan sosial kemasyarakatan sebagai contoh kurangnya rasa aman di lingkungan” Ungkap Anggota DPR RI Drs. Rapidin Simbolon dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dilaksanakan di Aula Hotel Dainang Pangururan Samsoir pada Senin (9/3/2026).

Dulu Kata Rapidin, dalam menjaga kemanan lingkungan masyarakat secara bergotong royong mendirikan pos ronda dilingkungan masing-masing sehingga angka pencurian minim,

“Namun saat ini sulit kita jumpai pos ronda, sehingga keamanan lingkungan semakin rawan, dan masyarakat sudah merasa tidak aman lagi, ini dampak nyata dari hilangnya nilai gotong royong dalam menjaga lingkungan” Jelas Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut tersebut.

Dampak lainnya yang paling nyata adalah ancaman kerusakan lingkungan, dulu saluran air baik parit irigasi maupun parit lingkungan dibersihkan secara berkala dengan cara bergotong royong,

”Namun saat ini kebersihan lingkungan tidak lagi menjadi tangung jawab bersama, makanya jangan heran kalau saluran air sering mampet dan bila hujan datang maka langsung banjir” Imbuh Mantan Bupati Samosir tersebut.

Hilangnya nilai gotong royong dimasyarakat merupakan indikasi menurunnya pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,

“untuk itu saya mengajak masyarakat untuk senantiasa menghidupkan lagi nilai-nilai kebersamaan sebagai bentuk pengamalan Pancasila yang nyata dalam sendi-sendi kehidupan sehari-hari” Imbuhnya.

Terakhir Rapidin Simbolon menjelaskan bahwa budaya individualistic bukan budaya Indonesia, melainkan budaya luar yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila

“Mari hidupkan lagi nilai-nilai gotong royong dalam kebersamaan yang merupakan nilai luhur Pancasila yang sesuai dengan nilai-nilai kebudayaan Indonesia” Pungkasnya.(fk)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top