Menteri Bahlil (Menteri ESDM)mengeluarkan kebijakan distribusi Gas Elpiji 3 kg; tidak boleh dijual di pengecer. Hanya sampai di pangkalan. Akibatnya masyarakat jadi kesulitan memperoleh gas elpiji yang merupakan kebutuhan utama keluarga.
Ramainya masyarakat yang mengantri untuk membeli gas di pangkalan juga malah mengakibatkan seorang Ibu meninggal di Tangerang Selatan. Presidenpun langsung merevisi Kebijakan distribusi gas tersebut.
Banyak Menteri dan Kepala Badan serta Pejabat Pemerintah sekarang ini yang mengeluarjkan “kebijakan yang aneh-aneh.” Itu sebabnya Presiden Prabowo mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap menteri setelah 100 hari masa pemerintahannya. Mungkin malahan sekalian reshuffle … Cocok Kelen Rasa?!





